Kamis, 27 Januari 2011

Melindungi Komputer dari Virus

Sering ada pertanyaan yang masuk ke email saya tentang bagaimana cara melindungi komputer dari serangan virus.Kali ini saya akan membahasnya baca tips di bawah ini,saya pun lumayan berhasil melindungi komputer saya dengan mempraktikkan tips di bawah ini


1.Gunakan antivirus yang senantiasa di update, paling tidak seminggu sekali, jika online maka aktifkan auto update pada antivirus

2.Non aktifkan fasilitas autorun pada komputer kita, sehingga CD-ROM maupun flashdisk yang kita masukkan ke komputer tidak langsung menjalankan file yang ada di dalamnya.

3.Tampilkan semua ekstensi file windows, termasuk file system windows. Caranya : Di windows explorer buka menu Tools > Folder Options… kemudian pilih tab view Kemudian pilih (aktifkan) opsi “show hidden files and folder”, hilangkan check pada pilihan “Hide extensions for known file types” juga hilangkan tanda check pada “Hide protected operating system files (Recommended)”.

4.Periksa setiap flashdisk yang dimasukkan apakah ada file autorun.inf, jika ada coba dilihat isinya, jika mengacu ke sebuah file .exe, .dll atau .scr yang aneh / hidden, segera hapus file-nya atau scan dengan antivirus

5.Ini yang mungkin sangat penting : Jika komputer digunakan oleh banyak orang, minta agar pengguna berhati-hati sebelum menjalankan sebuah file, jangan hanya melihat icon-nya, tapi melihat ekstensinya. Misalnya file itu dengan icon ms word, excel, gambar, mp3 dsb tetapi kok berekstensi .exe, .scr, .vbs, .bat atau tidak sesuai dengan iconnya, harap diwaspadai

6.Gunakan tools / program seperti autoruns untuk melihat file/program apa saja yang berjalan ketika windows diaktifkan. Jika ada program yang aneh segera tanyakan kepada orang yang lebih tahu. Tentang autoruns bisa dilihat


Selamat Mencobah...
Read more »

Mengembalikan Data Yang Terkena Virus

Makin meningkatnya penggunaan flash disk, membuat pembuat virus mengalihkan sasarannya ke media penyimpanan yang simple tersebut, bukan hanya menanamkan virus tetapi juga efek yang dihasilkan beraneka ragam, salah satunya isi yang ada di flash disk, seperti file atau folder disembunyikan (Hidden). Gimana cara menanggulangi kasus tersebut? , coba ikuti langkah-langkah di bawah ini.
Menghilangkan virus

Langkah Pertama
1. Pastikan antivirus terupdate2. Masukkan flash disk ke PC atau Laptop3. Jangan membuka kotak dialog yang muncul ketika flash disk dimasukkan ke  komputer atau laptop.
Langkah kedua
1. Buka windows Explorer atau My Computer2. Klik kanan mouse di posisi drive flash disk, biasanya F:3. Kemudian pilih scan virus sesuai anti virus yang digunakan (“ingat”, biasakan antivirus terupdate)

Mengembalikan data

Setelah virus benar-benar hilang dari flash disk, sekarang saatnya mengembalikan data yang disembunyikan (Hidden). Berikut langkah-langkahnya:

1.
Buka Command Prompt, bisa dengan cara klik Start – Run- ketik cmd atau command (untuk Windows 98/ME).
2.
Setelah terbuka jendela command prompt, kemudian ketik attrib -h -r -s -a /s /d f: (dengan catatan berada di drive C, sebagai contoh; C:\Documents and Settings\Papa> attrib -h -r -s -a /s /d f: )
3. Lalu setelah perintah tersebut diketikkan, kemudian enter.
4.
Apabila langkah no.2 tidak berhasil, anda pindahkan posisinya dari drive C ke drive flash disk (biasanya F), untuk memindahkan posisi drive, ikuti langkah berikut, apabila posisi flash disk di komputer atau laptop ada di drive F, maka (sebagai contoh); C:\Documents and Settings\Papa> F: kemudian enter maka akan pindah ke drive F:\>
5.
Setelah berada di posisi drive flash disk kemudian ketik perintah yang sama dengan langkah no.2, namun untuk f: yang berada di belakang dihilangkan, sebagai contoh : F:\> attrib -h -r -s -a /s /d , kemudian enter.
6.
Sesudah proses tersebut, sekarang coba cek folder atau file yang ada di flash disk.
Read more »

Rabu, 19 Januari 2011

Merawat Battery Laptop

Tips Merawat Baterai Laptop

Perkembangan teknologi memungkinkan kita untuk melakukan apapun dimanapun dengan adanya berbagai perangkat portable. Salah satunya Laptop, jadi sekarang kita tidak perlu hanya berdiam dirumah untuk mengerjakan tugas, browsing, main game atau hal apapun yang bisa dilakukan oleh komputer dekstop. Tapi ada satu kekurangan laptop yaitu mempunyai daya tahan baterai yang tidak bertahan lama. Jika kita memakai laptop dengan waktu lama dan sering dilakukan, maka secara otomatis daya tahan baterai tersebut akan berkurang, akibatnya kita harus membeli baterai laptop yang baru.
http://indeecom.files.wordpress.com/2008/08/baterai.jpg
Nah untuk itu saya tadi habis jalan-jalan ke forum sebelah yang terkenal itu, saya menemukan tips yang menarik untuk merawat baterai laptop. Berikut ini tipsnya:
1. Jangan simpan laptop di atas kasur/ karpet/ sofa. Laptop butuh sirkulasi udara karena dia mengeluarkan panas. Kalau kita simpan di kasur, panasnya tidak akan keluar.
2. Gunakan cooling pad. Cooling pad bisa membantu meredam suhu laptop yang panas. Laptop dan baterai jadi tidak panas. Usahakan cari yang arah anginnya meniup dari bawah ke atas.. jangan arah anginnya ke bawah / menghisap udara.
3. Laptop zaman sekarang sudah canggih. Jadi, kalau misalnya lagi dicharge terus sampai penuh, dia bakal memutus arus dengan sendirinya. Jadi tidak perlu dicabut adaptornya.
4. kalau laptop ga dipakai dalam waktu lama (misalnya seminggu) batere laptop sebaiknya disimpan saja. Simpan di dalam plastik kering, terus simpan di tempat yang sejuk. kalau bisa simpan pula beberapa silica gel untuk mencegah kelembaban.
5. Jangan simpan laptop atau batere laptop di dalam mobil yang terkena sinar matahari. Ini dapat mempengaruhi kinerja laptop.
6. Kalibrasi baterai laptop minimal sebulan sekali. Cara kalibrasi adalah pakai baterai laptop sampai kira-kira tersisa 10 – 15%, lalu charge sampe penuh. Hal ini akan menggerakkan seluruh sel-sel yang ada di dalam baterai, sehingga kondisinya selalu prima.
7. Baterai atau laptop jangan sampai terbentur apalagi terjatuh. Jangan juga disimpan/ditindih benda berat, karena akan rentan terhadap arus pendek/korslet sehingga menyebabkan overheating.
8. Jangan sampai kena air. Tahu sendiri akibatnya. Walaupun nantinya kering dan bisa dipakai lagi, jamur dan korosi akan menggerogoti fisik si baterai itu sendiri.
9. Selalu pakai baterai dan charger original. Tentu yang original lebih terjamin kualitasnya?
10. kalau lagi pakai laptop tanpa baterai, usahakan tegangan listrik di rumah kita stabil. Caranya adalah dengan pakai stabilizer. kalau tidak ada stabilizer, sebaiknya baterai dipasang aja. Harga baterai tidak sebanding dengan kerusakan laptop! lebih baik lagi pakai UPS… jadi saat tiba-tiba listrik mati, laptop masih hidup dan kita masih sempat shutdown..
11. kalau laptop sering di on-offkan , sebaiknya tidak usah dimatikan lebih baik tapi di mode sleep saja. Karena tenaga yang diperlukan pada saat laptop menyala itu lebih kecil dibandingkan waktu pertama menyalakan laptop.
12. Gunakan power management pada control panel. Set brightness di bawah 50%, jangan pakai screen saver aneh-aneh, pakai blank karena paling irit power, set waktunya juga agar tidak telalu lama. Set juga power jadi max battery.
Sumber: Kaskus
Read more »

Selasa, 18 Januari 2011

RSS Feed XML RSS Feed RSS feeds allow you to be notified whenever brand new articles are released by your favorite authors. Google Yahoo NewsGator Bloglines MSN AOL How To Speed Up The Spore Game On Windows PCs - Working Spore Speedup Tutorial

One of the most popular online games of the moment, Spore, is unfortunately causing a lot of problems for PC gamers. This game is considered to be one of the most extremely advanced and enjoyable games around, but in many instances, users are reporting setbacks while playing this game on their PCs. Most of the time the problem is that Spore loads or runs at a very slow pace in the computer and users are getting incredibly frustrated with it. If you experience this, you have to check out what is causing this trouble. There are a number of methods to counter this problem and make your gaming experience a more enjoying one.
Why Does Spore Often Run Slow?
When you play this highly exciting video game, it is annoying if the speed is not complementing the pace of the game. Fortunately, this game will be able to run much faster if you follow some easy steps and techniques, thus ensuring a more favorable playing experience. Some of the things you can do include:
  • shutting down the other programs that are running in your computer
  • updating Windows
  • ensuring that your registry is clean & fully operational
How To Make Spore Run Faster
To play Spore at a more acceptable speed, you have to first make sure all other applications or programs are closed. It may be very simple, but it is obviously a very effective solution to this problem. Most players play this game while simultaneously running other programs, which means Spore doesn't have access to the resources it needs. All applications require a certain amount of memory space to be loaded up in the computer, and if you have several programs that are open, expect these files to compete for the available memory. At times, your computer will have problems allocating the memory that is needed by these applications to run at the same time. If this is happening, Spore won't run as fast. Simply close down all these programs by simultaneously pressing CTRL, ALT & DELETE keys on the keyboard to open Task Manager. Select the Processes tab from the menu that shows up. Afterwards, remove the applications which have nothing to do with the Spore video game.
The next step that can be done is to adjust the settings of the game. Spore is a fast-paced game and the temptation is for you to crank the settings of the game to its maximum. Unfortunately, doing so can result in setbacks rather than enhance your game's experience. Using the advanced settings means your computer has to use up more processing power, thus, giving it a little room for the game to run as smoothly as it needs to. The settings should be reduced and it should be to a level that is just enough for your requirements. To do this, locate the game's "Settings" field and then look for the Video Options/Graphic Options and adjust to a lower level. Hopefully, you will notice an immediate difference in the speed of the game.
The final step is to ensure that your registry is clean. The registry is often the culprit that is affecting the game's speed. It has been identified as the cause of a lot of errors with other programs because so many failures and breakdowns in your system happen here. The registry is the central database where the vital files, settings, and information are recorded. The operating system has to read the necessary files that are kept here to run all of its programs efficiently. Once this registry becomes damaged, you will notice problems and errors occur, including the slowing down of your PC. Applications may also fail to be loaded up. To ensure you fix this problem, you have to use a registry cleaning program. This registry cleaner tool will scan your system and eliminate errors and address issues that may hamper your computer's performance.
You can speed up Spore on your system by using the tutorial and tools on our website. You can Click Here to speed up the Spore game on your PC.
Read more »

Senin, 03 Januari 2011

Membuat Localhost Menggunakan XAMPP

This item was filled under
Melalui postingan yang lalu kita sudah mengenal apa itu localhost dan localserver serta fungsi dari localhost tersebut. Sekarang saya akan memaparkan bagaimana cara membuat komputer menjadi localhost (setting localhost) sehingga bisa digunakan untuk membuat web dengan CMS tanpa harus online ke internet. Seperti yang pernah saya katakan bahwa agar web yang menggunakan pemrograman PHP dan berbasis database MySQL bisa terlihat pada browser, diperlukan server yang mampu menjalankan pemrograman PHP-MySQL yang digunakan untuk membuat web tersebut. Server tersebut harus mempunyai beberapa aplikasi yang terintegrasi, yaitu:
  1. Aplikasi PHP. Aplikasi ini mutlak digunakan karena CMS yang kita gunakan menggunakan PHP sebagai bahasa pemrogramannnya.
  2. Web Server Apache. Aplikasi inilah yang digunakan untuk menjalankan PHP yang digunakan pada CMS.
  3. Database MySQL. CMS yang akan kita gunakan yang salah satunya adalah wordpress CMS yang pernah kita bahas sebelumnya merupakan web dinamis yang menggunakan database yang dibangun dengan MySQL. Oleh karena itu, aplikasi Database MySQL yang bisa menjalankan database tersebut mutlak diperlukan.
Aplikasi-aplikasi tersebut jugalah yang harus ada di dalam komputer kita agar bisa dijadikan sebagai localhost. Untuk itu, kita perlu menginstal satu persatu aplikasi tersebut. Kita bisa mendapatkan programnya dari situs resminya. Untuk aplikasi PHP bisa kita download di www.php.net, aplikasi Web Server Apache bisa kita download di www.apache.org. Sedangkan program/aplikasi database MySQL bisa kita download di www.mysql.com.

Namun, ada cara yang lebih simpel tanpa harus menginstal satu persatu aplikasi-aplikasi tersebut. Caranya adalah dengan menggunakan XAMPP. XAMPP merupakan sebuah program atau software yang didalamnya sudah terinclude (terintegrasi) aplikasi web server Apache dan database MySQL. Artinya, cukup dengan menginstal software XAMPP, maka kedua aplikasi tersebut langsung ada di dalam komputer kita sehingga komputer kita sudah bisa dijadikan sebagai LOCALHOST.
Sama seperti aplikasi-aplikasi diatas, XAMPP juga bisa kita download secara gratis. Pembaca bisa mendownloadnya di www.apachefriends.org. Itulah nikmatnya jika menggunakan CMS. Semua serba opensource dan bisa kita dapatkan secara gratis serta boleh dikembangkan sendiri.
Bagaimana, sudah didownloadkan?

Sebenarnya pembaca yang mungkin menggunakan OS Windows, di dalamnya sudah terdapat sebuah sistem server yang bisa kita gunakan. Untuk Windows 98, sistem server tersebut dinamakan PWS (personal web server), sedangkan untuk Windows XP dinamakan IIS (internet information services). Sistem server tersebut bisa kita gunakan dengan menginstal komponennya yang biasanya sudah terdapat pada CD instaler windows yang Anda gunakan. Sebenarnya adakah perbedaan lain antara IIS/PWS dengan localhost XAMPP? Biasanya IIS/PWS digunakan untuk menjalankan web yang membutuhkan aplikasi dari Microsoft. Sedangkan Apache server (yang bisa kita dapatkan dari XAMPP) biasanya digunakan untuk web yang tidak digunakan untuk menjalankan aplikasi dari Microsoft. Pertimbangan lain menggunakan Apache server adalah sifatnya yang opensource sehingga bisa didapatkan secara gratis. Sistem serupa biasanya digunakan untuk server yang menggunakan linux sebagai OS-nya.

Oke.Sampe disini dulu ya.Kalau masih ada yang kurang mengerti , link ke email saja di fandydhewy@yahoo.co.id
Read more »

 
Powered by Blogger